PFOFIL MADRASAH

Sekilas tentang MI Muhammadiyah Segong

Pada tahun 1951 cabang Muhammadiyah Cirebon membuka Madrasah yang waktu pelaksaanaannya sore hari dengan nama Diniyah. Satu tahun kemudian, tepatnya tahun 1952, berubah namanya menjadi Madrasah Muhammadiyah Segong dengan waktu pelaksanaan pagi hari. Sejalan dengan itu, Madrasah Muhammadiyah Segong telah meluluskan siswanya yang pertama. Pada tahun 1954, Madrasah Muhammadiyah Segong berubah namanya menjadi MI Muhammadiyah Segong. Dengan modal niat, semangat, dan keikhlasan oleh para pendirinya, mereka bertekad berjuang melalui pendidikan. Diantara para tokoh yang memprakarsai berdirinya MI Muhammadiyah Segong antara lain Warsita, Abudin, K. Abu Bakar, dan tokoh sekitar Desa Segong Kecamatan Ciwaru (sekarang Kec. Karangkancana) yang peduli dengan pendidikan Agama.

                 Melalui proses yang begitu panjang dan rumit serta tak lepas dari pro – kontra dari semua pihak dalam pendirian madrasah ini dan dijadikan sebagai pengalaman yang baik maka berdirilah MI Muhammadiyah Segong (MIM Segong). Pendirian madrasah inipun mendapat tanggapan dan respon yang positif dari masyarakat, terbukti dengan banyaknya anak yang bersekolah di MI Muhammadiyah Segong, dan bertambahnya tenaga pengajar. Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Segong berdiri diatas tanah milik Desa Segong yang diberikan oleh Pemerintahan Desa Segong dengan status tanah HGB (Hak Guna Bangunan) demi berdirinya madrasah ini. Dengan demikian menjadikan MI Muhammadiyah Segong berdiri di atas tanah milik Pemerintahan Desa Segong, dengan jumlah 6 rombel dan bertembok serta luas tanah 1100 m².
                 Seiring dengan itu, MI Muhammadiyah Segong mulai berbenah. Setapak demi setapak mencoba memperbaiki diri dan mencari kiat-kiat untuk menjadi madrasah yang berkualitas. Hal ini pun membuat pihak pemerintah mulai melirik keberadaan MI Muhammadiyah dengan diberikannya Piagam ijin operasional pada tgl. 4 Agustus 1959 yang dikeluarkan oleh Departemen Agama Republik Indonesai Kantor Walayah Provinsi Jawa Barat.
                 Berkat kerjasama dan semangat pengabdian dari para pengajar, maka sebagai bukti pengakuan dari Pemerintan, pada tahun 2006 MI Muhammadiyah memiliki status Terakreditasi dengan Peringkat “B”.
                 Pelan tapi pasti, mimpi dan kenyataan sedikit demi sedikit dapat diraih. Dengan nilai UASBN 2 tahun yang lalu, yaitu tahun pelajaran 2008/2009, dan 2009/2010 memperoleh nilai yang baik. Selain itu, kelulusan siswa yang melanjutkan tidak hanya ke MTs tapi juga ada yang ke SMP, baik di Kecamatan Karangkancana sendiri bahkan ada yang melanjutkan ke SMP di Kecamatan lain seperti Ciwaru , Cibingbing dan Luragung. Berbagai lomba tingkat kecamatan dapat diraihnya. Kini, MI Muhammadiyah Segong Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan berbenah terus menuju Madrasah yang bermutu, dan berkualitas menuju profesionalisme, apalagi sekarang MI Muhammadiyah di bawah Persyarikatan Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan sejak tahun 2007.

Posted on 23 April 2012, in Sekilas Tentang MI Muhammadiyah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tulis Komentar Anda disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: